Langsung ke konten utama

Ramadhan Challenge Part 7 : Apply !




Good Evening Everybody

Hari ini mau share tentang Lamaran. Bukan..bukan yang itu ! Bukan yang pakai uang panai ! Lamaran ini biasanya dalam bentuk tulisan. Nah lamaran ini biasa juga disebut Apply dalam bahasa Ingris. Misal kayak apply beasiswa, job atau event. Tapi kalau kamu agak risih dengan kata lamaran (karena sering ditinggal nikah) kamu bisa ganti dengan pakai kata mendaftar (makanya buru halalin, emang cewe krediatan apa, yang bisa dicicil ampe lima tahun -__-)

Mengapa hari ini mau share tentang apply ?

Karena menurut saya apply itu sangat penting. Khususnya bagi mereka yangg butuh beasiswa ataupun pekerjaan. Nah harus rajin-rajin tuh buat searching scholarship atau job vacancy, dan kudu rajin juga apply biar oppurtinity nya juga besar.

Kalau saya sendiri, seneng juga buat apply ini itu, khususnya buat tambah pengetahuan. Hari ini apply ditiga tempat nih. 

Ini dia :

  •  @englishforall.id

English for all indonesia ini membuka kursus untuk TOEFL, IELTS, dan persiapan beasiswa. Nah saya ambilnya kelas persiapan beasiswa. Tadi udah dishare materi tentang strategi interview beasiswa plus videonya pula. Tanggal 4 Juni bakal ada kelas tanya-jawab dengan tutor. Untuk kelas selanjutnya akan membahas tentang cara menulis essay beasiswa dan cara dapatkan LoA. Kece kan. Dan lebih kerennya lagi, kursus ini free alias gratis loh

  •  XL Future Leader Makassar

Kalau XLFL menyelenggarakan seminar. Tapi terbatas hanya untuk 20 kursi. Membahas tentang soft skill dan persiapan untuk ikut XLFL Batch 6. Kegiatannya sih dilaksanakan di Makassar. Tapi ada kelas online juga ko dan free tanpa batasan. Nah jadi saya daftarnya yang online aja. Masih aktif kuliah soalnya.

  •  @mea.indo

Mea Indonesia ini adalah tempat kursus bahasa inggris, namun via online. Sistem pembelajarannya pun gak hanya lewat discuss group saja, tapi ada video call dengan teacher, ada kelas, ada ujian, yang seamunya memanfaatkan internet tentunya. Dalam satu kelas ada 8 orang. Ada dari indonesia dan vietnam. Kalau yang ini gak gratis. Ada biayanya yakni 49 ribu (jangan yang gratisan mulu lah haha). Tadi udah dihubungi oleh co-foundernya dan tinggal tunggu untuk  placement test nya . Wah pokonya gak sabar untuk kelas minggu depan seperti apa yah :)
 
Itu tiga tempat saya apply course dan event. Apa yang saya daftar pun tetap sesuai dengan target. Belajar bahasa inggris dan meningkatkan self skill. Saya dapat informasi ini dari grup diskusi dan juga medsos. Terutama facebook tuh. Kamu bisa search lembaga, event, atau universitas-universitas ternama terus like. Nah, nanti berandamu akan lebih banyak tuh dapat informasi sesuai dengan apa yang kamu like dan ikuti (setidaknya kamu bisa dapat informasi bermanfaat daripada terus kepoin timeline mantankan)

Smartphone for Smart People :)
Kalau mau apply tiga tempat diatas, kirim aja id line mu dikolom komentar yah. Link nya akan saya kirim ke line kalian :)

#RamadhanChallenge
#30DWB
#NulisRundom2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Memilih Menjadi Dosen dan Bagaimana Proses Persiapannya?

Tulisan ini kudedikasikan untuk diriku sendiri sebagai pengingat akan niat dan tujuan mengapa memilih karir ini. Dan selebihnya, semoga ada manfaat yang bisa diperoleh pembaca dalam proses perjalanannya. *** Pic: Buku yang digunakan sebagai bahan ajar “Kenapa ingin jadi dosen?” tanya seorang interviewer saat saya sedang mengikuti wawancara CPSN.  Saya pun mencoba menjawab pertanyaan ini “Pertama, pilihan karir dosen menjadi wadah saya untuk bisa bermanfaat tidak hanya melalui pengajaran, namun juga menyebarluaskannya melalui tulisan/publikasi, dan mengaplikasikannya dengan pengabdian kepada masyarakat. Dan semoga bisa menjadi amalan saya juga ketika sudah tidak ada di dunia, melalui ilmu yang bermanfaat sebagai amal jariah yang tidak terputus. Kedua, saya merasa punya tanggung jawab setelah mendapat privilege untuk bisa sekolah tinggi, melalui beasiswa pula sejak S1 hingga S2, dimana masih banyak orang lain yang tidak bisa mengenyam kesempatan ini, yang mungkin bahkan saya pikir m...

Setelah penjelajahan ini, Akhirnya…

Saat sedang membaca novel Tere Liye, berjudul 'Tentang Kamu', tiba-tiba hpku bergetar. Sebuah notiviasi pesan masuk. Kusapu layar handphone untuk melihatnya. Tanganku tiba-tiba gemetar. Tak berpikir panjang, kubuka sebuah situs di google. Berkali-kali ku coba, tak kunjung bisa masuk.  Jantungku semakin berdegup kenjang. Ditambah jari-jariku yang terus gemetar. Kucoba membuka situs tersebut dengan aplikasi lain. Dan akhirnya, TERBUKA. Ku klik status dalam link tersebut. Aku menutup mulut, tanganku masih gemetar. Aku masih belum menyangka. Kutelpon seorang teman yang lebih paham masalah ini. “Halo ka?” tanyaku “Ya?” jawabnya dari balik telepon “Hari ini pengumuman. Kalau tulisannya lolos substansi itu artinya apa?” tanyaku dengan suara bergetar “Artinya kamu lolos!” jawabnya bahagia. Hari ini, 16 September 2019, akhirnya yang kuikhtiarkan sejak meminta izin pada Ibu Desember 2018 silam, menampakkan hasilnya. Hampir 10 bulan terlewati, 2 lebaran ku lalu...

Impian #1 : Perjalanan

Impian akan membawa kita terbang. Semakin kita percaya dengan impian itu, semakin kita tak menyangka bahwa ia telah membawa kita jauh dari sebelumnya. Ada begitu banyak hal yang akan terlewati dalam proses pencapaiannya. Sehingga rasa-rasanya, rugi jika tak diabadikan dalam aksara. Seperti kata Pramoedya Ananta Toer, “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian .” Tulisan ini in syaa Allah akan berkelanjutan. Inspirasinya berawal dari pemikiran kebanyakan orang yang hanya melihat hasil pencapaian seseorang. Hingga lupa ada proses yang mengorbankan banyak tangis, rindu, waktu, dan berbagai ujian fisik, materi hingga batin. Ketika setiap penonton melihat proses itu, maka mereka tidak akan mudah (lagi) menilai dan berkomentar, “Dia beruntung”, “Dia punya fasilitas lengkap”, atau “Dia punya orang dalam.” Setiap orang menjalani prosesnya dari titik nol hingga ia menja...